mamadou dipastikan bebas doping

Mamadou Dipastikan Bebas Doping

Kabar mengenai pemain Mamadou Sakho menggunakan dopping ternhata menyebar dan ditanggapi dengan serius. Sehingga ada dakwaan yang diberikan pada pemain tersebut dengan ancaman yang cukup beresiko dimana pemain tidak bisa ikut bermain dalam laga laga internasional atau perhelatan sepak bola yang lainnya. supaya bisa membersihkan namanya maka pihak Sakho dan yang berkaitan melakukan usaha usaha supaya bisa membiarkan Sakho dapat bermain di berbagai laga dan memberikan penampilan terbaik untuk membuktikan bahwa pemain tersebut merupakan pemain pure tanpa menggunakan dopping sama sekali dalam mempertahankan vitalitas dalam permainan.

Mamadou Sakho bisa bermain Baik Tanpa Dopping

Saat ini Sakho ialah pemain bek untuk klub sepak bola Liverpool. Dakwaan terhadap dirinya yang dikabarkan menggunakan dopping ternyata akan dicabut karena UEFA memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus tersebut. dengan begitu maka dirinya mempunyai kesempatan untuk tampil di EUro 2016. Didier Deschamps mempunyai waktu sekutar 72 jam dalam memutuskan apakah dia akan membawa sakho dalam tim skuad peranxia atau tidak. namun kemungkinan besarnya sakho akan dibasa mengingat Raphael Varane yang jadi bek real madrid mengalami cedera yang memungkinkan untuk beristirahat sejenak hingga pulih.

mamadou bebas doping

susunan skuad yang lengkap akan diumumkan pada tanggal 31 Mei mendatang. Pada tes media maret lalu sebenarnya sakho pun ikut serta namun dirinya gagal melewati tes tersebut sehingga kemungkinan besar sakho akan dicoret dari peluang menjadi pemain untuk tim nasional perancis. Sakho sebenarnya diberi hukuman untuk absen selama 30 hari supaya tidak mengikuti pertandingannper tanggal 28 april karena dirinya didapati mengonsumsi hal yang dilarang oleh pihak UEFA yaitu pada saat laga di liga Kontra Manchester United. Hukuman tersebut sudah berakhir sejak sabtu yang lalu.

 

UEFA pada akhirnya tidak menemulan bukti yang bisa menjadi penjerat untuk sakhi. Pemain beknpun menanyakan bagaimana keputusan yang berkaitan dengan hal yang diduga dopping namun ternyata pembakar lemak. Bahkan tim pembela Sakho memberikan bukti ilmiah untuk mendukung kasus dan menentukan kapan akan dilakukan peradilan. Baiknya pihak UEFA memutuskan untuk mengakhiri investigasi yang telah dilakukan selama ini. dengan dicabutnya suspensi tersebut maka bek yang berusia 26 tahun tersebut bisa bergabung dengan timnas prancis meskipun keadaannya tidak terlalu fit.

 

Mamadou Sakho Pernah Dikatakan Seperti Badut

Meskipun tidak berkaitan dengan kasus dugaan pemakaian dopping, pemain lainnya pun pernah mengolok olok Sakho. Dialah joey Barton yang merupakan mantan pemain Inggris yang menyebut Sakho seperti badit apalagi ketika melawat Liverpool. Awalnya para fans Sakho menganggap hal ini sebagai hinaan. namun ternyata komentar yang dilayangkan oleh Barton tersebut adalah komentar dengan isi positif. Dalam leg pertama,Liverpool menang berkat gol yang diciptakan oleh Daniel dan Firmino. namun sakho kemudian tampil gemilang dan sukses untuk mencegah The reds mengalami kebobolan.

 

Barton kemudian mengungkapkan bahwa Mateo Kovacic adalah pemain yang efektif dan yang paling tidak ortodoks dan yang paling tidak seimbang yang ada di planet bumi. Barton melihat permainan sakho seperti badut yangsedang memutar piring piring. Semua orang hanya tinggal menunggu kapan badut akan menjatuhkan piring ke lantai. Tapi sayangnya sakho terus melanjutkan permainan tanpa menjatuhkan piringan. Sakho adalah seorang pemain sepak bola yang jenius. Pemain yang seperti Sakho bisa dihitung di dalam dunia sepak bola karena memang amat jarang.